Soal Surat Sakti Terkutip Penting Untuk Partisipasi, Marindo Kilah Tidak Memaksa

Oplus_131072

Oplus_131072

BANDAR LAMPUNG–DigitalMedia.ID–Instruksi Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, tertera jelas dalam suratnya Nomor : 500.11/17/V.13/2026 sifat : Penting, di layangkan ke 55 OPD untuk partisipasi melancarkan acara penerbangan perdana internasional – kuala lumpur. Marindo berkilah tidak ada paksaan dan biaya keberangkatan ditanggung OPD masing-masing alias pribadi.

Berikut isi surat yang dikeluarkan dan ditanda tanganinya, terlampir bagian dari brosur resmi kegiatan inaugural.

Terkutip : Sehubungan dengan hal tersebut diatas, sebelum pelaksanaan penerbangan reguler rute Lampung-Kuala lumpur (PP) akan dilaksanakan kegiatan INAUGULAR pada tanggal 12/02/2026 dilanjutkan paket perjalanan wisata 2 (dua) hari 1 (satu) malam, dengan salah satu rangkaian agenda pertemuan antara pemerintah provinsi lampung dengan kerajaan malaysia (G-to-G/B-to-B).

Mengingat PENTING sangat pentingnya acara tersebut di HIMBAU kepada saudara untuk turut BERPARTISIPASi dan MENSUKSESKAN acara tersebut dengan IKUT dalam INAUGURAL dan pertemuan gubernur lampung dengan kerajaan malaysia (Brosur Terlampir).

Berkenaan hal tersebut di atas, untuk informasi lebih lanjut, di MINTA kepada saudara untuk dapat menghubungi MANAJEMEN PT. Baraya Surya Kentjana (Sdr. Gatot, No. Telepon 0813-xxxx-xxxx).

Dalam bahasa surat tersebut jelas bentuk intruksi memerintahkan dsn mengarahkan. Namun, Marindo Kurniawan mengklarifikasikan tidak memaksa.

Saat di konfirmasikan, Marindo Kurniawan justru meneruskan beberapa media yang telah memuat klarifikasi terkait kegiatan Inaugural penerbangan perdana internasional – kuala lumpur.

“Jawaban saya itu sudah jelas, tidak ada paksaan dan soal biaya ditanggung pribadi masing masing. Silahkan dikutip saja.”kilah Marindo kepada tim redaksi media ini. Rabu, 11/02/2026.

Ditengah Efisiensi anggaran, kategori pemborosan dan melanggar aturan soal efisiensi anggaran. Kemudian, tidak memungkinkannya jika biaya akomodasi perjalanan dapat di tanggungan pribadi.
Jika, melihat kondisi dan penghasilan ASN. Namun, karena intruksi dan mengatasnamakan kegiatan Gubernur Lampung, tentu memaksakan diri untuk ikut, sesuai isi surat itu memuat unsur Intruksi/diperintahkan.

Berdasarkan brosur resmi kegiatan inaugural yang dilampirkan dalam surat Sekda, harga paket perjalanan PP Lampung–Kuala Lumpur dipatok Rp5.990.000 per orang. Paket tersebut mencakup penerbangan, hotel, konsumsi, city tour, hingga agenda belanja dan wisata selama 2 hari 1 malam.

115 Peserta x Rp5,99 Juta = Rp688,85 Juta

Mengacu pada lampiran daftar peserta resmi dalam surat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung Nomor 500.11/17/V.13/2026, jumlah peserta yang diperintahkan ikut serta mencapai 115 orang, terdiri dari:
• kepala OPD,
• asisten dan staf ahli,
• pejabat eselon,
• serta istri atau suami pejabat.

Dengan harga paket Rp5.990.000/orang, maka total potensi dana yang terserap mencapai Rp688.850.000 (Rp688,85 juta), hanya dari paket perjalanan.

Angka tersebut belum termasuk:
• biaya representasi kegiatan,
• anggaran koordinasi dan seremoni inaugural,
• biaya pendukung dari masing-masing OPD,
• serta potensi penggunaan APBD lain yang melekat pada kegiatan G-to-G dan B-to-B.

Agenda Wisata Dominan

Brosur kegiatan memperlihatkan bahwa selain seremoni penerbangan perdana dan jamuan makan malam, rangkaian acara didominasi agenda wisata, antara lain:
• Tour Menara Petronas (KLCC),
• Kunjungan Putrajaya,
• Photo stop Dataran Merdeka,
• Shopping di Mitsui Outlet Park dan Bangi Avenue ICC. (Red).