Sambut HUT Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten, Danrem 043/Gatam Turun Tangan Bersihkan Pasar Cendrawasih Metro
METRO – DigitalMedia.Id–Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-1 Kodam XXI/Radin Inten Tahun 2026, Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Tr.(Han)., memimpin langsung aksi Karya Bhakti pembersihan Pasar Cendrawasih di Jalan Pattimura, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Pusat, Jumat (24/7/2026).
Aksi gotong royong yang digelar serentak di seluruh wilayah Kodam XXI/Radin Inten ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap kesehatan lingkungan dan geliat ekonomi warga setempat.
Bukan Sekadar Seremonial
Dalam arahannya, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar formalitas peringatan ulang tahun, melainkan bentuk pengabdian langsung kepada masyarakat.
“Di usia yang masih muda, Kodam XXI/Radin Inten harus mampu memberikan manfaat nyata. Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus wujud pengabdian kepada rakyat,” tegas Brigjen TNI Sumarlin.
Ia menambahkan, Pasar Cendrawasih memegang peranan vital sebagai pusat denyut nadi perekonomian sekaligus cerminan wajah Kota Metro. Oleh karena itu, menjaga kebersihannya merupakan tanggung jawab bersama.
“Jika pasar bersih, aktivitas ekonomi akan berkembang pesat dan Kota Metro makin maju. Kebersihan adalah pangkal kesehatan,” imbuhnya.
Sinergi Lintas Elemen Masyarakat
Karya Bhakti ini melibatkan kolaborasi luas dari pelbagai elemen masyarakat. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut:
Jajaran TNI & Pemkot: Kasrem 043/Gatam beserta para Kasi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Kota Metro, unsur Forkopimda, serta Lurah Imopuro.
Organisasi & Komunitas: Prajurit Korem 043/Gatam, HIPAKAD, FKPPI, dan tokoh masyarakat.
Akademisi & Pelajar: Mahasiswa Universitas Ma’arif Lampung, Universitas Malahayati Lampung, serta anggota Pramuka SMA Gajah Mada.
Warga Pasar: Para pedagang dan pengunjung Pasar Cendrawasih.
Danrem mengapresiasi tinggi semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh peserta. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak ini mempertegas kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kekuatan TNI berasal dari rakyat, dan pengabdian TNI harus kembali kepada rakyat. Kebersamaan inilah modal utama kita membangun bangsa,” pungkas Danrem sebelum membuka kegiatan secara resmi dengan bacaan Bismillah.Red






